MULAILAH TERTAWA SEBELUM KALIAN PUBER

Thursday, December 13, 2012

Depresi Satpam Muda

#CERTILAS EDISI 1

Ehemm *batuk nada serem* Selamat datang buat kalian yang baru berkunjung ke blog gwe. Kali ini. Seperti janji gwe. Gwe bakal coba, buat nuils cerita yang berbau misteri. Mari kita tinggalkan sejenak rutinitas komedi yang biasanya gwe tulis. Langsung aja yaa guys. Check this out.

Arya seorang pemuda paruh baya. Yang terpaksa mengubur impianya untuk masuk kuliah dan menjadi Sarjana. Ini semua karna keadaan Ekonomi keluarganya yang sangat memprihatinkan.

Setelah lulus dari SMA, arya mencoba mencari pekerjaan. Arya ditolak di berbagai perusahaan yang dilamarnya. Alasanya sama. “kamu masih muda dan minim pengalaman. Silahkan cari pekerjaan di tempat lain” selalu alasan ini yang diterima Arya, ketika melamar pekerjaan di perusahaan-perusahaan besar.

Akhirnya arya memutuskan untuk melamar pekerjaan disebuah sekolah swasta. Katakanlah namanya SD Dung-dung pret. Ia Arya melamar kerja disana. Awalnya Arya melamar untuk jadi OB, atau tukang bersih-bersih. Sayangnya posisi ini sudah ada yang menempati. Cuman ada 1 posisi yang masih kosong dan pihak sekolah memang sedang mencarinya.

“Satpam di malam hari”. Inilah posisi yang sampai sekarang belum ditemukan oleh pihak sekolah. Saat di tawari posisi ini. Arya merasa kaget. Tubuhnya yang kecil dan tidak ada otot yang menempel di tubuhnya, membuat Arya makin gak percaya kalo dia ditawarin menjadi satpam.

Tapi kalau Arya menolak pekerjaan ini, masih adakah orang yang mau memperkerjakanya di tempat lain.  Tanpa pikir panjang aryapun langsung mengiyakan tawaran itu. Toh jam kerjanya juga malem, dari jam 8 malam sampai jam 6 pagi. Paginya Arya bisa Istirahat di rumah, atau ngelakuin pekerjaan lain .

Lokasi : SD dung-dung pret. Pukul 10.00 malam

Ini adalah malam pertama arya kerja menjadi Satpam, dan dia cuman sendiri di sekolahan yang besar dan megah ini. Sesekali Arya berkeliling. Untuk memastikan kalo keadaan sekolah baik-baik aja. Semua berjalan lancar, kecuali saat Arya melewati bagian Ruang Kepala Sekolah .


Nuansa yang dirasakan Arya agak berbeda waktu melewati ruang kepala sekolah. Bulu kuduk di lehernya seakan berdiri, menandakan ada sesuatu yang tidak beres dengan tempat ini. Tapi Arya menepis semua perasaan itu. Toh mungkin itu cuman perasaanya yang gak terbiasa dengan suasana baru.

Merasa aman Arya kembali  ke pos jaganya. Membakar rokoknya sambil mendengarkan Radio. Di pos jaga Arya juga ada telefon dan masih banyak  fasilitas lain yang di sediakan. Memang sekolah ini adalah sekolah orang-orang berkelas. Tidak heran kalau fasilitas yg diberi sangat lengkap. Belum habis 1 batang rokok yang dihisap Arya, terdengar suara berisik. dan arahnya menuju keruang kepala sekolah yang baru dilewatinya tadi.

Secepatnya arya berlari kesana, kalau-kalau ada yang gak beres. Sampai tepat didepan ruang kepala sekolah itu Arya tertegung diam, matanya melotot, sesekali arya mengucak matanya merasa gak percaya dengan apa yang baru diliatnya ini. Ternyata Arya melihat sosok kepala sekolah yang baru tadi pagi menerima ia bekerja disini. *Katakanlah namanya ibu Weni*. Sedang asik membersihkan ruanganya.

Arya masih gak percaya, apa benar itu sosok Ibu Weni. “ahh tapi gak mungkin, inikan udah tengah malam, masa ibu Weni masih ada disini” gumam  Arya dalam hati.
Lama terdiam disana akhirnya Arya di panggil oleh ibu Weni. Arya melangkahkan pelan kakinya masuk keruangan ibu weni yang tadinya sepi dan lampunya mati. Tapi sekarang berubah menjadi terang dan ramai dengan suara ibu Weni.

Ibu weni meminta Arya untuk membantunya membersihkan ruanganya malam itu. Arya mengiyakan permintaanya. “Seakan lupa apakah sosok yang seruangan denganya saat ini adalah ibu weni yang sunguhan.”

Setelah semua barang-barang telah dibersihkan, ibu weni pergi keluar kantornya dengan alasan ingin membuatkan arya kopi, untuk ucapan terima kasih, karna Arya telah membantunya malam ini.

Sekarang tinggalah Arya sendirian di kantor kepal sekolah itu. Arya hanya duduk-duduk di kursi tamu sambil menunggu ibu Weni datang. *deep* tiba-tiba lampu kantor langsung mati, spontan Arya kaget, keringatnya mengalir deras membasahi baju satpamnya. Sadar bahwa ada yang gak beres dengan ini semua, Arya mendatangi ibu weni di dapur sekolah.

Aneh. Gak ada satu pun tanda-tanda adanya manusai yang masuk keruangan ini, apalagi sampai bikin kopi. Semuanya masih tertata rapi. Arya mulai ketakutan, dan cepat-cepat kembali kepos jaganya.

“ahhh sialan, aku lupa menutup pintu ruangan ibu weni” gumam Arya!. Terpaksa Arya kembali keruangan itu dengan niat ingin menutup pintunya.

Tapi apa.! arya menemukan kejangalan lagi, tiba-tiba ruangan ibu weni kembali terang, iya guys. Ruanganya terang lagi. Dan ibu weni lagi didalemnya sambil minum kopi. Tapi anehnya ibu weni minum kopi sambil duduk di kursi kerjanya dan menghadap kedinding. Iya ibu weni seakan gak ingin menampakan wajahnya.

Belum sampai masuk keruanganya Arya sudah di panggil masuk dan disuruh duduk oleh ibu weni, sambil menawarkan kopi yang keliatanya baru dibuatnya. Arya menurutinya. Tapi ada yang berbeda dengan ibu weni. 30 menit yang lalu, sepertinya ibu weni merasa senang dengan kehadiran Arya, ibu weni bicara dengan sopan dan baik. Tapi sekarang berubah. Jangankan untuk bicara sopan. Untuk menampakan wajahnya saja ibu weni engan. “ada apa sebenarnya ini” pikir Arya dalam hati.

Arya semakin deg-degan, jangankan berbicara, untuk menegak air liurnya saja Arya merasa takut. Apa lagi yang akan dilakukan ibu weni kepada Arya? Apakah ibu weni akan nembak arya ? *abaikan*

Setelah menghabiskan kopinya. Arya buru-buru kembali ke pos jaganya tanpa minta izin dengan Ibu weni.
Belum berapa langkah Arya meninggalkan ruangan itu, tiba-tiba Lampunya langsung mati lagi, dan pintunya tertutup sendiri. *brakkkk* situasi ini membuat langkah arya semakin cepat, dan cepat.

Arya merasa ada yang gak bers dengan sekolah ini. Arya berfikir untuk menelfon seseorang, untuk datang kesini dan menemaninya. Belum sempat arya menekan tombol di telfon pos jaganya. Telfon itu keburu bunyi duluan. Kebayng, dong,  gimana kagetnya Arya ?
“Halo?” suara Arya terdengar gugup
“Halo, dangan Arya ya, ini? Jawab si penelpon.
“betul, dengan siapa, ya ?”
“saya barusan lewat di depan pos jaga kamu, tapi kok saya gak liat kamu ya,? Kamu dari mana Arya? Kamu baik-baik aja kan?” tanya si penelpon bertubi-tubi.
“oh, ya saya habis dari keliling sekolahan bu,! Terus saya bantu-bantu Ibu Weni bersih-bersih kantornya ! Ibu siapa, ya?”
“loh, ngapain kamu bantu-bantu saya. Saya kan lagi gak disekolahan. Saya lagi sama keluarga Liburan ke bali, makanya saya nelpon kamu malam-malam gini. Saya baru aja nyampe di bandara. Saya mau ngingatkan kamu banyak hal. !

#jlebbb.... bak di sambar petir dari ubun-ubun, jantung Arya serasa di pompan 10ribu kali lebih cepat. Mendengar pengakuan di telfon, Arya langsung pingasan seketika.
Setelah sadar, Arya bertanya-tanya dimana saya, dimana saya ? Arya seperti orang gila yang kehilangan akal sehatnya. Iya Arya gila. Dan depresi karna kejadian malam itu.

Closing Story...

Harus dijelaskan mengapa Arya langsung pingsan tiba-tiba. Ternyata yang membuat Arya pingsan bukanlah telfon yang diterimanya dari ibu Weni. Melainkan sosok wanita yang menyerupai ibu Weni di ruanganya tadi. Ia sosok itu menghampiri Arya dan menampakan wujud aslinya. Tubuhnya besar, tangan yang berdarah dan matanya yang merah, bahkan sangat merah. Arya bahkan gak sempat berteriak. Saat melihat sosok itu, tubuh arya seakan di rantai. Kaku, matanya melotot, dan keringatnya mengucur deras. Entah apa yang dilakukanya kepada Arya. Sampai-sampai Arya gila dan depresi.

Kabarnya sampai saat ini SD dung-dung pret, masih belum mempunyai satpam yang mau menjaga dimalam hari. Kalo kalian pengen ngalamin kejadian seperti arya silahkan mendaftar.
            Sekian ....

58 comments:

  1. semoga si arya lekas tumbuh dewasa, melebihi tubuh si bu weni palsu... *hihihihihiih (suara kuntilonyol)

    ReplyDelete
    Replies
    1. hahahaha, amin bang amin, semoga aja arya mendengar doa lu bang wkwkw

      Delete
  2. Replies
    1. bisa bang, bisa banget. dtang aha lgsung ke SD dung-dung pret hahahah

      Delete
  3. bikin nuansa baru lo yam...
    keren juga cerita horor lo, moga aja arya cepet sadar dan bisa mengeplek ibu heni palsu pake peluitnya.

    ReplyDelete
    Replies
    1. heheh, kira-kira gitu bang. semoga pada suka ya bang heheh..

      makasih bang, makasih loh..namanya IBU Weni bang bukan Heni heheheh

      Delete
    2. gue suka yam, apa lagi sama lo *ups

      astaga, sorry yam gue selalu keingetin sama ibu heni yn=ang jaga kantin dikampus gue.

      Delete
    3. bang. gwe mohon jgn trlalu jujur soal ini *shutttt

      hahahahah. ingat, bayar utang lu sama itu ibu kantin bang.

      Delete
  4. "Gak ada satu OTOTpun yang menempel" Sumpah ini dalem banget sobb

    ReplyDelete
    Replies
    1. hahahah, supaya lebih greget aja bang, makanya kalimatnya gwe bikin dramatis

      Delete
  5. Aih,,aku baca ini pas malem2 gini jadi takut sendiri..
    Pas terakhirnya tuh serem, udah boleh kayaknya ganti genre jadi penulis cerita horor...
    Hiii....

    ReplyDelete
    Replies
    1. wihh pas banget tuh kalo bacanya malem, pasti lebih greget dah hehehe..

      hahahah ini iseng-iseng aja kok, biar gak jenuh wkwkwkw

      Delete
  6. Gue serius bgt baca ini. Sampe lupa kalo lagi minum susu terus tumpah ke rok *abaikan*
    ceritanya bagus cuma masih kurang greget. Ditunggu ya lanjutannya

    ReplyDelete
    Replies
    1. segitunya cerita gwe sampe bikin lu lupa kalo lagi minum susu va wkwkwkw

      oake oke, tungguin #EDISI 2 ya va hehhe

      Delete
  7. Kasian arya coba aja gue nemenin dia jaga malem ya ! Pasti arya gak akan ketakutan

    ReplyDelete
    Replies
    1. sekarang arya lagi di RSJ tuh, temenin gih san git wkwkwk

      Delete
  8. wkwkwkwkwkwkw
    bukannya serem tapi kok malah ketawa ya aku bacanya? hahaha
    ibu weni, arya, sd dung-dung pret dan lainnya gokil
    kamu aja yg jadi satpamnya yam??
    siapa tau sosok yg mirip ibu weni gak muncul lagi, coz takut sama kamu xixixiix

    ReplyDelete
    Replies
    1. yahhh, brarti tulisan horor gwe ini gagal dong, yahhh gak bakat dah ni gwe, hu hu hu

      Delete
    2. iya bener.. aku gak merasa serem ,aku malah ketawa, habisnya lucu sih..
      tapi gakpapa yam, udah peningkatan, ayo lanjutkan kisah seterusnya ok

      Delete
    3. jiahhhh heheheh oke okE, doain aja semoga #CERTILAS ini bisa panjang umurnya wkwkwk

      Delete
  9. Waduh Yam, hanya membaca aja bulu kuduk gue berdiri, apalagi kalau sampe gue jadi satpam SD dung-dung pret. sumpah serem banget. Lo kayaknya cocok deh nulis horor kayak ginian

    ReplyDelete
    Replies
    1. kyaknya lu ada kesempatan tuh bang, buat jaga malam di SD dung-dung pret, lu kan masih penganguran *upss just kid bang.

      amin deh kalo gwe berbakat wkwkwk

      Delete
  10. maaf yam gue bacanya pagi2 :p
    mungkin nama SDnya perlu diganti dan dislametin ulang
    wkwk XD

    ReplyDelete
    Replies
    1. gpp bang, lu udah baca aja, gwe udah seneng *kemudianmellow*
      hahahah nama SD nya terlalu serem ya bang kalo dung-dung pret ?

      Delete
  11. Si arya cakep gak?
    Gue mau dong nemenin dia tiap malem di post satpam :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. bayangin aja klo cwo gak punya 1 otot pun yg menempel di badanya, ,menurut lu itu cakep ngak ?

      Delete
  12. Weh udh mlai y crita tgl 13nya.
    Hmm untung sya bcanya pgi2 jd gk trlalu serem. Tapi crtany kren, q jd seolah2 mlihatny scra lngsung. Btw skrg arya msh aja gla ap udh smbuh?? -_-

    ReplyDelete
    Replies
    1. udah qaqa Iva. ini baru edisi pertamanya lohh

      wisss, fantasy lu brarti tinggi. hebat dong, cie cieee. arya masih di rawat tuh. mau jenguk

      Delete
  13. dimana-mana pasti ada hantunya..
    orang-orang terpilih aja tu bisa lihat.

    pengen ah jadi satpam di situ..pasti si ayam mahu bikin cerita pasal aku pula..wkwkwkwk "depresi satpam cewek cantik" wwkwkwkwk

    ReplyDelete
    Replies
    1. bener ju, bener banget. disemua tempat dan lokasi pasti ada aja tu penunggunya, gak tau baik atau gak.

      hahahahah, lu mau jadi satpam ju, cetek banget cita-cita lu hahah

      Delete
    2. hahah masa terus dibilang cetek..hahah kerja sampingan dong..
      kan terus bisa ditulis sama si ayam

      Delete
    3. ohh jadi satpam itu kerja sampingan lu, ahhh masih cetek ju, gwe dong, kerja sampinganya ngumpulin dedak hahahah

      Delete
  14. gk aneh kalo SD nya banyak hantu...
    namanya SD nya aja udah horor banget.. (SD dung-dung-pret)
    hahaha

    ReplyDelete
    Replies
    1. hahahahaha. bener juga bang. coba nama SD nya, Damai ASri atau, Sejahtera Bersama, pasti gak serem tuh SD, wkwkwk

      Delete
  15. keren bos padahal sambil dengerin lagu melo tapi tetep aja serem...kasian si arya padahal dia cuman pengen kerja

    ReplyDelete
    Replies
    1. makasih bro, makasih, hehehe.

      ia, itulah resiko nyari kerja dan tempat kerja, kalo mendadak bang.

      Delete
  16. gue ngiranya.pas arya ketemu bu weni di kantor menjurus ke cerita 17+
    ternyata bu weninya hantu
    haha

    ReplyDelete
    Replies
    1. hahahaha, ngeres aja pikiran lu bang.

      gwe gak ahli nulis yg gituan, gwe juga belum 17 thn nih. jadi blum tau bang *pasangmukapolosbanget*

      Delete
  17. Dipoles lagi bro, trus jadikan buku :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. wahh gak mungkin secepat itu kalo mau di jadiin buku bang wkwkwk

      Delete
  18. eh capa tahu yg sosok kayak bu weni itu bencong ram

    ReplyDelete
    Replies
    1. hahahaha, badanye gede gitu, masa bencong bang wkwkwkw

      Delete
  19. Ichsan, serem deh..
    Mana bacanya gelap-gelapan..
    Pernah ngerasain jalan tengah malem di lingkungan sekolah sendirian soalnya .___.

    ReplyDelete
    Replies
    1. jgn takut qaqa epa, liat aja ava gwe kalo lu takut, pasti bisa tenang hehehehe.

      hayoo ngapain gelap-gelapan itu ?

      ngapain lu jalan malem2 di skolah, mau nyolong ya ?

      Delete
  20. waahhh. lagi asyik asyik baca malah udah selesei, lumayan serem yam, tapi menurut gue ceritanya kurang panjang !! :-d

    ReplyDelete
    Replies
    1. itu dy, gwe kira kalo terlalu panjang pembaca gwe bisa bosen. ternyata lu orang yg ngebuka kartu, kalo panjang gpp yg penting asik heheheh

      Delete
  21. Wew ... serius saya sampai-sampai melupakan ingin nonton tv. Ceritanya bikin penasaran dan terakhirnya sangat mengejutkan.

    Kebetulan saya penyuka cerita horor :D

    Lanjutkan lanjutkan lanjutkan ... #Ketagihan

    ReplyDelete
    Replies
    1. wihh sampe bisa bikin lupa nonton tipi ya certilas gwe yg pertama ini bang,

      hehehe makasih-makasih. oke bakal di lanjutin kok heheh

      Delete
  22. info : aku buka postingan ini jam 09.58 malem. baru baca satu paragraf udah takut duluan. jadi aku tinggalin komen aja dulu. besok kalo udah terang baru deh baca ceritanya. #penakut akut

    ReplyDelete
    Replies
    1. yahh , syang banget mba, knapa gak di lanjutin aja, kan tanggung tuh hehehhe

      okee okee, di tunggu deh komen dan semua masukanya heheh

      Delete
  23. ternyata pingsan bukan karena dari si arya terima telpon tapi dari setan itu ahahahaha

    ReplyDelete
    Replies
    1. sebenarnya karna itu juga bang. tapi lebih pingsan lagi, karna ngeliat sosok Ibu weni KW super yg sesungguhnya

      Delete
  24. hahaahahaha, kalau gitu aku daftar jadi kepala sekolah atau wali kotanya dah biar hantunya tak angkat menjadi tukang kebon

    ReplyDelete
    Replies
    1. hahahahah. kalo hantunya mau di angkat jadi tukang kebon, kalo dy yg pengen jadi kepala sekolah atau walikota. gimana bang ? hayoo

      Delete
  25. alhamdulillah, gua baca ini sore sore dimalem minggu, yang nuansanya tentu lebih serem dari cerita horor apapun.
    jadi gua nggak begitu ketakutan -_-

    ReplyDelete
    Replies
    1. hahahahah. dasar jomblo ngenes lu ka wkwkwkwk....

      Delete
  26. Blognya keren banget, gan!

    Salam kenal...Kalau berkenan mau ngundang untuk ikutan gabung dengan teman-teman lain yang sudah SUBMIT URL BLOG-nya ke Direktori Weblog Indonesia :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. heheh, makasih bang makasih. :)

      boleh juga bang, ntar deh gwe gabung hehehe :D

      Delete

Terima Kasih buat kalian yang udah mau ninggalin komentar. Nggak perlu nyepam atau tebar link buat dapat feedback dari gue. Cukup rajin kasih komentar gue pasti bakal kasih feedback balik. Kalian senang gue juga Senang, double deh senangnya ^^

Yang Ngetik -@Ichsanrmdhni

Back to top