MULAILAH TERTAWA SEBELUM KALIAN PUBER

Saturday, November 11, 2017

Magang Part #3 (Rush Hour)

“mas kartu saya ketelen nih, gimana nih, wah parah!?” gue nanya sambil mau nangis ngomel ke petugas Indo*maret.

“wahh, mas korban ke-3 hari ini berarti. Kayaknya mesinnya emang lagi rusak, mas” si petugas memberi keterangan yang sangat bangsat.

KALO TAHU RUSAK KENAPA NGGAK DI KASIH TULISAN, WOYYYY!!!

INI KARTU ATM GUE GIMANA YA ALLAH :(

Sore itu setelah ngambil duit, atm gue ketelen dan nggak keluar-keluar lagi. Gue langsung stress. Mana sekarang udah hari Jumat. 

Dan udah sore.

Friday, November 3, 2017

Magang Part #2 (Gue Panik)

Di mana-mana, yang namanya mencari kotsan itu selau merepotkan, ya. Susah banget ketemu kost yang harga, susasana, dan tempatnya strategis. Dari tiga hal ini selalu aja kita cuman bisa dapat dua.

Harganya murah, terus suasana enak tapi lokasinya jauh.

Atau.

Suasananya enak nih, lokasinya juga strategis. Kemana-mana deket. Ehh harganya ngajak berantem.

Atau.

Tempatnya mantap, harganya juga pas, eh suasana kostnya, udah kayak markas belanda yang terbengkalai karena ditinggal ternak lele.

Thursday, September 28, 2017

Magang Part #1 (Perawalan)

Setelah fix diterima magang di salah satu agency di daerah Jakarta Barat. Gue menemukan masalah-masalah baru. Mulai dari naik apa ke Jakartanya lalu tinggal di mana selama di sana. Karena hidup gue tidak pernah di planing dengan baik, akhirnya gue membiarkan saja semuanya terjadi begitu saja. Pokoknya let it flow aja dah.

Dalam surat magang, gue menuliskan akan memulainya per tanggal 22 Mei, padahal pameran tugas akhir di kampus baru kelar tanggal 18 Mei, sore hari. Mepet banget memang. Gue juga nggak memperhitungkan kapan enaknya mulai magang dan nggak tahu kapan acara pameran yang maha kampret ini akan selesai. Yaudah, gue ngasal aja nulis tanggal mulai di surat pengajuan magang.

Tanggal 18 Mei, malam hari. Gue iseng cek harga tiket pesawat dari Malang ke Jakarta. Masyaallah, harga tiketnya mahal banget. Kalau gue tetap ngotot naik pesawat, sampai di Jakarta bukannya magang gue malah harus jual ginjal dulu untuk menutupi biaya hidup.

Saturday, August 12, 2017

Ajang Pencarian Bakat dan Suara Misterius

Gue suka nonton acara-acara pencarian bakat. Terutama bakat dibidang tarik tambang suara. Dari yang paling keren kaya American Idol. Sampai yang paling absurd kayak Arab idol. Nonton Arab idol itu udah kaya nonton lomba hafidz. Lagu apapun yang mereka nyanyikan, semua terdengar seperti ‘mengaji’ di telinga gue.

Kalau di Indonesia hampir semua acara pencarian bakat suka gue tonton. Tapi, gue paling suka nonton waktu bagian audisinya aja. Indonesian idol, X-factor, sampai D’academy dangdut.  Tapi yang paling keren waktu nonton audisi ‘aku anak Biskuat’ sih. Itu juara banget. Semua terlihat natural dan tanpa dibuat-buat.

Gue selalu suka nonton bagian audisnya. Nggak tahu kenapa gue suka aja ngetawain penderitaan orang.
Back to top