MULAILAH TERTAWA SEBELUM KALIAN PUBER

Tuesday, October 25, 2016

Kiamat Cemen Versi Gue

Semua yang mengandung kata ‘akhir’ itu seperti kartu joker dalam permainan kartu. Bisa menguntungkan bisa pula merugikan. Simpelnya, bisa jadi menyenagkan bisa juga jadi menyebalkan. Misalnya:

Puasa hari terakhir = menyenangkan, karena dekat dengan lebaran.

UAS hari terakhir = menyenangkan, karena setelah itu libur panjang.

UAS hari terakhir di semester 6 = nah, kalo yang ini jatohnya ditengah-tengah. Senang karena akhirnya liburan panjang. Sedih juga karena setelah  libur harus mikirin judul skripsi *nangis*

Hari akhir buat gue itu bukan soal kiamat doang. Kalo kata agama gue ada kiamat kecil ada juga kiamat gede. Yang kecil itu contohnya kejadian-kejadian sehari-hari aja.

Misalnya rumah yang terbakar api.

Atau

Hati yang terbakar api cemburu. WENAK.

Selain kiamat kecil. Menurut gue ada lagi tipe kiamat yang lebih kecil dari itu, bisa di bilang kiamat cemen. Ini adalah kiamat yang berada satu tingkat di bawah kiamat kecil. Ada banyak kiamat cemen yang sering menimpa hidup kita, dan berikut beberapa kiamat cemen versi gue.

Low bat pas UTS

Adalah sebuah kesalahan besar ketika malam sebelum besoknya uts kita terlalu sibuk belajar dan lupa ngecharge hape. Saat uts, kepintaran kalian sudah tidak dibutuhkan lagi. Contekkan berupa coretan di selembar kertas kecil juga tidak bisa disombongkan, apalagi berharap jawaban dari teman. Semua teman akan menjadi tuli berjamaah saat uts, bedebah memang.

Uts adalah saat di mana internet lebih berguna dibanding apapun. Nah, lupa ngecharge hape ini akan berdampak besar pada kelancaran mengerjakan soal uts, beruntung buat mereka yang batrai hapenya belum drop. Nah, yang kasihan adalah mereka-mereka yang berada di golongan pengguna batrai drop.

Hape yang low bat itu lebih menjengkelkan daripada nggak punya kuota. Kalo kuota nggak ada bisa thetering. Kalo low bat mau nggak mau harus nyari power bank lagi, ribet. Mending kalo power bank punya sendiri, yang jadi masalah kalo power bank juga ngarep temen.

Sudah batre drop,  power bank minjem, kuota nggak punya, minta tethering pula. Mending mati aja sih kalo udah kaya gitu. Nggak ada gunanya hidup.

Salah Beli Kuota

Di kos gue belum ada fasilitas wi-fi. Walhasil gue masih harus setia dengan aktivitas bernama membeli pulsa dan daftar paket kuota. Sebelum bergreliya mencoba semua provider penyedia jasa kuota, step by step yang gue lakukan untuk mendapatkan kuota baru adalah begini:

Beli kartu provider – gunakan kuotanya dengan bijak – buang kartunya.

Tapi, setelah menemukan sebuah provider yang lebih murah, gue tidak perlu beli kartu baru untuk mengisi kuota. Gue cukup membeli pulsa, maka step by stepnya pun berubah menjadi begini:

Beli kartu provider – gunakan kuotanya dengan bijak – isi pulsa – daftar paket - gunakan kuotanya dengan bijak – ulangi.

Dengan begitu, gue tidak perlu gonta-ganti kartu melulu setiap bulan. Selain mengurangi keribetan. Gue juga meminimalisir rusaknya soket kartu, karena harus bongkar pasang mulu. Soalnya ini soket kartu, bukan hati. Kalo hati mah bisa gonta-ganti terus, kalo soket kartu kan susah, kalo rusak ribet, kalo hati mah gampang, pake aja ilmu,

Cari yang baru.

Problem solved!

Semenjak nggak pernah ganti kartu ini gue pun cukup membeli pulsa kalo mau isi kuota. Tinggal daftar paket yang mau dibeli dan voilaaa!!! kuota pun akan kembali terisi lagi.

Mungkin untuk manusia normal membeli paket kuota itu adalah hal yang mudah. Awalanya gue juga merasakan itu. Akibat sudah kebiasaan membeli kuota dengan bayaran pulsa, gue jadi mengangap remeh step by stepnya.

Seperti waktu itu. Gue sudah beli pulsa sebesar 50k. Rencananya pulsa ini akan ditukar dengan kuota seharga 49k. lumayan kan kalau setiap bulan gue nabung 1k. Kalau dikumpulin selama 10 juta tahun gue bisa meraup untung sekitar Sepuluh juta dollar.....Zimbabwe.

Pulsa sudah berhasil dibeli. Kebiasaan yang gue lakukan sebelum mendaftar paket adalah, gue akan mematikan fasilitas paket data. Gunanya apa ? pertanyaan bagus.

Gunanya agar begitu pulsa masuk, hape gue nggak langsung dianggap memakai pulsa sebagai tarif normal  untuk mengupdate aplikasi yang ada di hape seperti chat line atau twitter yang otomatis masuk.

Nah, setelah gue daftar paket, kemudian mendapat sms konfirmasi kalo paket yang gue inginkan sudah sukses kebeli, baru deh fasilitas paket datanya gue nyalakan lagi.

Tapi, di sore yang jingga itu, di sebuah konter pulsa itu, semua tidak berjalan mulus sesuai rencana. Dari awal membeli pulsa perasaan gue udah nggak enak. Waktu mau beli pulsa orang yang menjual udah memperingatkan gue kalau jaringan pulsa dari provider yang mau gue beli lagi sedikit gangguan, jadi mungkin agak lama.

Percobaan pertama pembelian pulsa gagal, tapi penjual pulsa tidak menyerah, dia terus mencoba mengirimkan pulsa ke hape gue, sampai di percobaan ke empat akhirnya pulsa itu masuk juga.

Karena lagi butuh kuota banget, gue pun segera membeli paket yang gue inginkan, dengan sebelumnya mematikan paket data. Takut pulsanya kesedot.

Setelah selesai daftar, hape langsung gue masukan ke dalam tas dan gue pun melanjutkan perjalanan pulang ke kos.

Sampai di kos gue langsung menyalakan paket data dan berinternet dengan ria. Nggak sampai 2 jam internetan, hape gue tiba-tiba nggak bisa di pake internetan lagi. Gue coba ngetweet nggak bisa, coba browsing gagal, coba streming fake taxi lebih parah.

Sebagai anak lulusan Multimedia, jelas hal pertama yang gue lakukan adalah membenturkan hape ke tembok berulang-ulang.

YA NGGAK LAH!

Gue langsung merestart hape, setelah selesai, gue coba ngetweet masih nggak bisa. Ini hape udah kaya jompo sekali, masa baru di isiin kuota di pake ngetweet aja nggak bisa, kan bijik.

Gue pun nanya temen se-kos yang providernya sama, katanya jaringan baik-baik aja. Gue jadi bingung, kenapa lagi sih hape ini. Sampai akhirnya gue sadar ada sebuah step yang terlewat saat gue daftar paket.

Alur daftar paket yang normal adalah begini:

Beli pulsa – daftar paket – dapat sms konfirmasi – selamat streaming fake taxi

Sementara alur daftar paket yang gue lewati tadi sore adalah begini:

Beli pulsa – daftar paket – belum dapat sms konfirmasi – langsung streaming fake taxi.

AAAAKKKK GUE LUPA KALO BELUM DAPAT SMS KONFIRMASI.

Dan bodohnya gue langsung nyalain paket data buat dipake internetan. Semua pulsa gue pun kesedot karena diangap mengakses internet menggunakan tarif normal.

JAHANAM, KEMBALIKAN PULSA 50K KU!!!

Rasanya gue pengin bersimpuh di pinggir tebing sambil teriak:

YA ALLAH, CABUT SAJA NYAWAKU, CABUT :(

Salah Tempat

Kebiasaan gue saat liburan semester genap adalah pulang ke Samarinda dan membawa beberapa oleh-oleh untuk keluarga dan teman-teman di sana.

Setiap beli oleh-oleh gue selalu membelinya di tempat yang berbeda-beda. Sampai akhirnya gue diberitahu oleh teman tempat penjual oleh-oleh yang harganya murah.

“pokoknya di daerah Sanan itu pusatnya oleh-oleh, san, kamu beli yang nama tokoknya ‘Surya’ ya” kata temen gue memberi informasi.

“siap, daerah Sanan, nama toko ‘Surya’. Sip” kata gue sambil mengacungkan jempol.

Setelah itu gue langsung meluncur ke daerah yang di maksud, sampai di sana bukannya mencari toko bernama ‘Surya’ gue malah diam mematung sambil mau nangis.

INI NAMA SEMUA TOKONYA SURYA WOY? SURYA YANG MANA NIH, KAMPRET.

Karena bingung, gue pun langsung menelfon temen gue yang laknat itu.

‘ini nama tokonya Surya semua, Surya yang mana nih ? Surya Saputra kah?’

‘yang cat ijo san, duh aku buru-buru nih, pokoknya yang tokonya cat ijo’ dia pun langsung menutup telfon.

Sesaat setelah dia menutup telfon, mata gue pun langung otomatis mengedarkan pandangan dan mencocokkan semua clue yang dia kasih.

Nama toko Surya,
Warna toko ijo.

Nggak beberapa lama pandangan gue terhenti di sebuah toko yang cirri-cirinya précis dengan yang sudah teman gue sebutkan,tapi, pas lihat ke toko sebelahnya, lah, ini juga warnanaya ijo, liat yang di seberang jalan warna tokonya ijo juga.

BEDEBAH, INI TOKONYA WARNA IJO SEMUA. APA-APAAN NEH.

Karena kesel akhirnya, gue masuk ke toko yang paling dekat dengan gue saat itu, setelah selesai belanja oleh-oleh temen gue nelfon balik.

‘gimana san, ketemu kah, awas salah toko, harganya bisa beda jauh soalnya’

‘ketemu lah, di sana semua toko namanya Surya dan cat nya warna ijo, orang buta warna juga gampang nemuinnya’

‘yaudah syukur, btw kalo toko Surya yang asli, harga keripik-keripik buah itu cuma 6 ribu aja’

‘hah, 6 ribu? Yang bener’

‘iya, emang kamu dapat harga berapa?’

‘i-ini gue dapet satu bungkus harga 12 ribu.’

‘wahh, berarti kamu salah toko’

‘SALAH TOKO GUNDULMU’

Gue pun langsung menutup telfon dan membenci semua orang yang bernama Surya.

Dapat SMS ‘Masih ada uang kan’ di tanggal tua

Sebagai mahasiswa rantau, momen-momen tanggal muda selalu gue nantikan. Gue selalu menunggu sms atau line dari ibu soal jatah bulanan. Biasanya isi pesannya singkat, tapi sukses membuat gue bahagia dan langsung merasa akan menguasai dunia, padahal uang yang didapat cuma mampir sebentar abis itu ludes lagi, sedih.

Setiap tanggal 2 atau 3 biasanya ibu nggak pernah lupa kalau punya anak yang butuh pasokan dana segar di sini. Gue biasanya dapat kiriman sebulan cuma sekali. Jadi momen ini sangat di tunggu-tunggu dan sangat sakral.

Setelah dapat kiriman biasanya gue menggunakan uang tersebut untuk bayar kost, beli kuota, dan tentu saja foya-foya.

Pertengahan bulan sekitar tanggal 14 atau 15 gue biasanya nelfon ibu atau bapak buat cerita soal kuliah dan hal-hal lain. Nah, nanti sekitar tanggal 25 ke atas gue akan nelfon lagi buat curhat part dua.

Orang tua biasanya sangat peka ketika anaknya telfon atau sms di tanggal tua. Gue nelfon nggak pernah cuman buat minta uang, biasanya selalu ngobrol banyak dulu, cerita ini itu duku, baru terakhir minta uang. Gitu, harus pake strategi.

Ibu biasanya tahu kebiasaan gue, kalo gue nggak ada nelfon atau sms di tanggal 25 ke atas, biasanya beliau akan telfon atau sms nanyain kabar gue dan kesehatan dompet anaknya.

Kalo beliau sms cuma nanya kabar nggak papa. Yang jadi kacau adalah ketika di isi  sms nya itu nggak cuman nanya kabar, tapi sekalian nanya:

‘masih ada uang kan?’

Akhiran ‘kan’ di sana itu membuat gue seperti diyakinkan kalo uang gue masih ada. Padahal aslinya gue mau minta, tapi jadi keder karena duluaan ditanya kaya gitu.

Gimana ya, agak nggak enak aja kalo minta uang mulu, terus mintanya di momen saat ibu lagi percaya kalo anaknya pasti masih punya uang. Aduh ini dilematis sekali, sekaligus kiamat banget. Akhirnya gue pun mengatasnamakan gengsi dan menjawab:

‘iya, masih ada’

Padahal di dompet sisa mukannya Oto Iskandar, dan tanggal muda masih beberapa hari lagi. Masa harus puasa lagi ya allah :(

Sadar nggak ada air pas sudah boker

---
Wah, ini mah namanya tolol. Bukan kiamat lagi. Nggak perlu dijelaskan panjang lebar, mereka yang pernah merasakan ini adalah golongan orang-orang yang nantinya akan merasakan hari kiamat yang beneran. Karena sialnya orang sial adalah orang yang merasakan pedihnya hari kiamat. Nah semoga kita semua yang membaca postingan ini nggak masuk ke dalam golongan orang-orang itu. Amin

MALAH CERAMAH.

Yaudahlah segini aja, gue ini sebenarnya kurang pandai dalam menutup postingan, tapi mau nggak mau penutup postingan itu harus dibuat, daripada bingung, postingan ini akan gue tutup dengan pantun aja ya.

Beli kates dapetnya sumpit
Tjakeppp!!
nggak bisa dimakan karena lagi galaw.
Tjakeppp!!
Shawn Mendes pamit, sampai jumpa dan wacaw^^

Kalau berniat merusak otak dengan membaca postingan serupa kaya gini, boleh mampir ke blog Wahai Para Shohabat yang lain:

Yoga : Kiamat Versi Gue
Adi : 5 Kejadian Sehari-hari yang Bikin Sadar Kalo Tanda-tanda Kiamat Itu Nyata!
Daus : Sibuk mencari bahan contekan untuk sidang skripsi.

64 comments:

  1. Itu yang ditanya 'masih ada uang' beneran sedih sih. Antara mau jujur tapi takut gak sopan, atau boong tapi sakrotul maut. Yah, semoga kita dijauhkan dari hal-hal yang sedemikian. Hasik ^^

    ReplyDelete
    Replies
    1. Semu dilematis pokoknya. Nggak enak juga sama umur, udah segede gini masa minta doang bisanya :(

      Delete
  2. Yang paket kuota tuuuhhh, aku banget! Aku juga pernah punya pengalaman sama, San. Cum bedanya kalo aku perpanjang otomatis. Dan entah kenapa waktu itu malah nggak perpanjang otomatis dan langsung pulsa 50k raib digundul provider. Rasanya pengin marah, tapi nggak tau sama siapa :(( *lah ini komentar malah curhat hahaha*

    Mungkin itu sms ibu buat bikin kamu jadi tambah sholeh, San. Kan, kalo nggak punya uang, kamu jadi sering-sering puasa sunah. Ibu kamu pasti bangga anaknya rajin puasa sunah. Anak sholeh, kan?

    ReplyDelete
    Replies
    1. Samaa, mau marah tapi bingung harus marah ke siapa, ya sudah mending nangis aja kan :(

      Aminnn eheheh

      Delete
  3. Niat lo isi kuota udah salah makanya gak direstui tuhan :))

    Sms nanyain uang itu emang dilema ya. Mau jawab duit habis dikira anak gak tau diri :((

    ReplyDelete
    Replies
    1. HALAH niat niat, lu beli kuota juga niatnya buat donlot fake doctors.

      Delete
    2. halah! lu abis gue kasitau langsung donlot semua videonya kan ^__^

      Delete
    3. Ini tolong jangan bahas video ena2 di sini yak ^__^

      Delete
  4. $3800? Hmm. Aku kayaknya familiar deh sama angka itu ^__^

    Wuidih. Kiamat versi anak kos banget ini, San. Tapi biar tengik-tengik gitu, kamu anaknya nggak tegaan sama orangtua. So sweet ^__^

    Yang salah tempat itu bijik sih. Aku jadi mikir kiamat cemen versiku yang berhubungan sama kata salah. Salah kostum. Datang ke kumpulan anak-anak komunitas hip hop, malah pake baju cewek banget plus wedges. Malu bangke. Mau jadi kurcaci aja rasanya :(

    ReplyDelete
  5. GUE KOK JADI IKUTAN BENCI SAMA SURYA DAN TEMANMU ITU YAAAA?!!!

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kebencian memang menular, us. Makanya cepat sidang *loh

      Delete
  6. GUE KOK JADI IKUTAN BENCI SAMA SURYA DAN TEMANMU ITU YAAAA?!!!

    ReplyDelete
  7. Bahahah....
    Duh aku jg pernah ngamuk2 gara2 batre low dan pulsa ilang gara2 lupa data blm bs dipake. Abis dah pulsanya

    ReplyDelete
  8. temen kamu tega amat dah, ngga niat ngasih info itu mah -_-

    btw, kamu bener-bener anak yg berbakti pd orangtua, Can. salut.
    jadi inget dulu pas saya awal-awal kuliah juga sering ngebohong begitu :')

    ReplyDelete
    Replies
    1. Makanya, kampret bgt kan. Bikin gemessz

      Ahhh biasa aja ehehehe

      Delete
  9. Bang, tw g siapa yg nyama2in toko surya?
    Kira2 toko surya berdiri tahun berapa y?
    .
    Itu kenapa pulsa yg kesedot buat paket data normal internet, engga disedot balik?
    Seharusnya yg anda lakukan adalah sedot balik
    Kan seru maen nyedot2n sama operator

    ReplyDelete
    Replies
    1. Udah jgn tanya2 soal toko surya lagi, masih benci gue hahaha.

      SEDOT BALIK PAKE APA? SEDOTAN?

      Delete
  10. salah beli paket kouta gue juga penah ngalamin nyesek banget...

    Regards
    Budy | Travelling Addict
    www.travellingaddict.com

    ReplyDelete
  11. Salah beli kuota itu kiamat banget aseli dah. Mau nangis aja rasanya.
    Belom pernah jadi anak kosan, tapi kayaknya aku bakalan jawab gitu juga sih kalo dapat sms yg seperti itu hahahaaa

    Btw, AKU JUGA BENCI SEMUA YG BERNAMA SURYA!

    ReplyDelete
    Replies
    1. Masalahnya itu belinya juga udah pake sisa2 uang terakhir :( tambah mau bunuh diri aja bawaannya.

      Wahh, ini Surya yang mana nih.

      Delete
  12. sebagai anak kost, ini sering terjadi yg seperti ini bang :D

    ReplyDelete
  13. atau sadar air mati pas udah selesai eeq.

    kalo di tempat ku mungkin kaya "getuk goreng asli haji tohirin" di punya semacam kagebunshin no jutsu gitu lah.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Kalo sudah selesai enak, udah lega, lah ini pas dipertengahan, kan ngagetin.

      HAJI TOHIRIN SIAPA WOYY??

      Delete
  14. oke shawn mendes ^__^

    Yang di sms "Masih ada uang kan?" ituu..
    aku pingin ngajak salaman rasane. ^__^
    Andaikan setelah beli kuota ini niatnya mencerdaskan bangsa pasti tidak akan terjadi kiamat semenyedihkan itu. ^__^

    ReplyDelete
    Replies
    1. Oke ^__^

      Loh, itu salah satu niat untuk mencerdaskan bangsa loh, Kan cara orang beda2 muehehehe

      Delete
  15. Kalo yang kuota gue juga pernah. Itu emang paling bangkhe, sih. SMS notifikasi lagian ngapa bisa telat gitu, sih? Pasti keluar di dalem dan lupa pake pengaman nih! Apaan?!

    Kalo boker nggak ada aer mah peperin aja tembok.

    ReplyDelete
    Replies
    1. entar lecet-lecet vantatnya... :(

      Delete
    2. Ini malah jadi komen jorok pa-paan nehhh,

      Pantai siapa lagi yg lecet ya allah :(

      Delete
  16. Menurut gue yang paling kampret itu beli kuota terus dengan pedenya lansung dipake internetan.. gue juga pernah sih ngalamin, cuma bedanya isi pulsa,internetnya belum dimatiin, terus balik ke rumah.. tau2 nyampe rumah pulsanya kesedot pulsanya nggak cukup buat ngisi kuota... endingnya sama aja nangis ...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Rasanya sedih ya marah dan lain-lain ya mas

      Delete
    2. Kadang kita bisa seceroboh itu ya kalo nggak sabaran, makanya, daftar kuota ini harus hati2 banget sekarang, bisa bikin nangis soalnya :(

      rasanya campur aduk.

      Delete
  17. ASLI INI GW JUGA NGERASAIN GMANA PEDIHNYA KETIKA KITA UDAH MNDERITA KANKER DI AKHIR BULAN TAPI MASIH DITANYA "MASIH ADA UANG KAN?" itu seperti kita dirawat kritis dan diberi nafas buatan lewat tabung oksigen tapi isi tabung oksigen nya udah habis trus suster nya bilang "masih ada oksigen nya kan?" MATI!!!!

    ReplyDelete
    Replies
    1. Oke, analoginya cukup ekstrim yaaa. Ngerik juga tuh bayanginnya.

      Delete
  18. Shawn Mendes palelu!

    Hihihi poin terakhir bener banget, serasa kiamat anjis kalau gak ada air pas lagi BAB.

    Hmm kenapa ih kamu tuh gitu banget, Ican. Masa ngisi paket aja salah. Kacau kacau. Hahaha.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Ahhh, aku di puji lagi ^__^

      Itulah, kadang kalo udah nafsu dan buru2 bisa jadi ceroboh, ahh aku lemah.

      Delete
  19. Sedih banget kalok ditanyak masik ada duit di tanggal tua sama orang tua. :') bilangnya ada tapi tiap weekend nyari kondangan mulu. Wkwkwk :v

    ReplyDelete
    Replies
    1. begitulah anak kos.. dulu ada nyanyiannya nasib anak kos

      Delete
    2. Wah, nyari kondangan di sini agak susah, soalnya isinya anak kost juga, jarang ada kondangan euy :(

      P Projet tuh yg nyanyi kalo nggak salah.

      Delete
  20. Mantaaaap kolaborasi xD Semangat menjalani hari-harimu ya mazzzz ;") Ku gamau merusak otakku dewh dgn post yg lain (wgwg gak2 mas daus dan bang adiiii)

    ReplyDelete
    Replies
    1. seneng lihat postingan disini ramaiiii

      Delete
    2. Biar asik nih, makanya kolab, ehehehe. Daus tenadang aja tuh.

      heheh Makasih.

      Delete
  21. Uang pas-pasan malah salah ya mas...

    ReplyDelete
    Replies
    1. Uang mah selalu salah, mau banyak, kurang atau pas2an, selalu salah. Nasibnya udah kaya cowo :(

      Delete
  22. Sadar ga ada aer pas boker sih itu kiamat banget, asli. Apalagi kalau bokernya di sekolah, mau jadi apa kali itu sisa eek kering di pantat, hih.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bangke di sekolah, itu kalo ke gep bisa di bully sampai mati, pasti.

      Delete
  23. Yang kejadian beli kuota itu sama aku juga pernah mengalaminya om.

    Belum dapet sms konfirmasi udah main internet aja, tau tau pulsa abis deh.

    Ternyata di dunia ini bukan cuma aku aja yang bodoh ya, di sini juga masih ada lagi manusia yang bodoh wkwkwkwkk

    ReplyDelete
    Replies
    1. Wahhh, jangan om lah.

      kalo mau liat orang bodoh yang banyak, buka facebook deh, terus liat yg komen dengan caption foto "ketik angka 1 maka air akan surut"

      :))

      Delete
    2. Dan abaikan foto ini jika kalian ingin masuk neraka*hell yeah

      Delete
  24. bhahaha yang poin salah beli kuota itu juga sesak sih. rasanya sesal banget tapi ya mau gimana lagi :')
    yang poin dapet sms masih ada uang kan, aku juga ikut merasakan. pengen minta tapi udah ditanya gitu rasanya pengen nangis. udah gede tapi masih minta uang, tapi da kalo nggak minta hidup teh kumaha kitu.

    ITU POIN LIMA EMANG PENGALAMAN YA?! AH.

    ReplyDelete
  25. Kalau gw kejadian tau air gaada setelah bab gw bakalan salto salto buat ngilangin berak dari sumbernya
    Itu yang salah tempat kayanya penyebab "kiamat" teman lu dah san,mungkinkah dia dajjal?

    ReplyDelete
  26. wkwkwk aku lucu liat Foto pertama e, ngakak ... Keinget masa masa SMA :'(

    ReplyDelete
  27. AAAAAAK, BARU BACA INI. BANGKHE BENER. Kok saya mencurigai bung Ichsan menggunakan Bolt. Bener begitu? Soalnya saya juga beli paket yang 49 ribu. :)

    ReplyDelete
  28. Nahh berarti alergi makan kepiting lo bang .

    Kalo gue dulu itu sering gitu ... beli pulsa terus dibuat paket internet gitu .Tapi kalo sekarang sih,gue lebih sering beli paket internet nya aja langsung.

    ReplyDelete
  29. Baru tahu kalau ada yg namanya kiamat cemen, ya meskipun versi ayam sakit.. Hahahaaa... :D

    Kiamat yang cemen tuh kalau diputusin pacar, eh seminggu kemudian pacar udah gandeng yang lain. Huhuhuuuu... sakit berat, plus nyesek.. :( :D

    ReplyDelete

Terima Kasih buat kalian yang udah mau ninggalin komentar. Nggak perlu nyepam atau tebar link buat dapat feedback dari gue. Cukup rajin kasih komentar gue pasti bakal kasih feedback balik. Kalian senang gue juga Senang, double deh senangnya ^^

Yang Ngetik -@Ichsanrmdhni

Back to top